MitraBangsa.News Bengkulu– Segenap jajaran pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu mengucapkan selamat atas perayaan Festival Tabut, yang kaya akan warisan budaya Islam dan sejarah panjang. Festival ini diperingati setiap tanggal 1 hingga 10 Muharram.
Pada tahun 2024, Festival Tabut akan diselenggarakan pada tanggal 6 hingga 16 Juli, bertepatan dengan tahun baru Islam 1446 H. Festival Tabut merupakan upacara peringatan kematian cucu Nabi Muhammad, Imam Husain, di Padang Karbala. Tradisi ini sangat dihormati di Bengkulu.
“Mudah-mudahan dengan kelestarian budaya ini dapat menjadi acuan kita bersama untuk berbuat lebih baik lagi,” ucap Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, S.Sos., M.M., saat ditemui pada 15 Juli 2024. “Festival Tabut yang bertepatan dengan tahun baru Islam 1446 H bukan hanya mengenang wafatnya cucu Nabi, tapi kita juga merayakan tahun baru Islam. Sejarah Islam pertama merupakan perhitungan waktu yang merujuk kepada kalender Hijriah atau kalender Islam. Momentum ini jelas merupakan momentum khusus bagi seluruh umat Muslim.”
Sejarah tahun baru Islam sendiri memiliki asal-usul yang penting dari segi pembentukan serta keutamaan yang mengikutinya. Rasulullah SAW menggunakan kalender ini sebagai penyempurnaan waktu, misalnya dengan mengembalikan bulan menjadi 12 dan tidak memajukan atau memundurkan bulan atau hari yang semestinya, seperti yang dilakukan masyarakat jahiliyah pada masa itu. Allah SWT sendiri berfirman dalam Al-Quran Surat At-Taubah ayat 36-37, melalui posisi bulan atau hilal.
Perumusan kalender Hijriah kemudian diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khattab yang memanggil Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf RA, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam RA, Sa’ad bin Abi Waqqas, dan Thalhah bin Ubaidillah untuk menyusun kalender Islam.//**ADV –DPRD Provinsi Bengkulu