Sport Mania

Quartararo: Martin Lebih Pantas Promosi Ke Ducati Daripada Marquez

20

MitraBangsa.News Jakarta – Keputusan Ducati untuk merekrut Marc Marquez daripada Jorge Martin masih menjadi topik perdebatan hangat di dunia MotoGP. Pebalap Yamaha, Fabio Quartararo, berpendapat bahwa Martin lebih layak mendapatkan promosi ke tim pabrikan Ducati dibandingkan Marquez.

Awalnya, Ducati mempertimbangkan empat pebalap untuk menjadi tandem Francesco Bagnaia, yaitu Jorge Martin, Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Enea Bastianini. Namun, seiring berjalannya musim 2024, kandidat terkuat semakin mengerucut pada Martin dan Marquez.

Ducati sempat mendekati Martin setelah penampilan impresifnya di paruh pertama musim. Namun, penolakan Marquez untuk bergabung dengan tim satelit Pramac memaksa Ducati untuk mempertimbangkan ulang pilihannya, dan akhirnya Marquez direkrut, sementara Martin beralih ke Aprilia.

Menurut Quartararo, Martin lebih berhak mendapatkan promosi tersebut karena loyalitasnya pada Pramac dan konsistensinya yang terlihat sejak musim lalu. Quartararo juga menyadari bahwa reputasi Marquez sebagai juara dunia enam kali memberikan keuntungan citra yang besar bagi tim manapun.

“Dua pebalap yang pantas menunggangi motor merah itu adalah Martin dan Marc, tapi Martin sedikit lebih pantas mendapatkannya karena dia sudah bertahun-tahun di Pramac dan seharusnya sudah berada di tim pabrikan sejak lama. Dia memiliki potensi dan performa yang luar biasa pada musim lalu,” ujar Quartararo kepada AS.

“Dalam hal citra, aku memahami bahwa Ducati merekrut Marquez karena statusnya sebagai juara dunia MotoGP enam kali. Seluruh tim dan merek tentu ingin keuntungan finansial. Persoalan citra mungkin lebih terpengaruh oleh Marquez, tetapi jika Martin tersedia, maka dia pantas mendapatkannya,” tambah Quartararo.

Perubahan ini berdampak besar pada susunan pebalap MotoGP untuk musim depan. Bezzecchi akan meninggalkan VR46 untuk bergabung dengan Jorge Martin di Aprilia, sedangkan Bastianini akan bertandem dengan Maverick Vinales di Tech3. Ducati juga kehilangan Pramac, yang beralih ke Yamaha setelah bekerja sama selama dua dekade.

Exit mobile version